Aspirasi Warga : Proyek 19 M Rehab Kelas Baru Di SMPN 24 Tangsel Minim Sarana Ibadah

Tanggerang Selatan, BogorInfo//Pembangunan Ruang Kelas Baru ( RKB ) untuk SMPN 24 Tangsel tahap dua menelan biaya hampir 19 M, biaya di bebankan kepada APBD Kota Tangsel dengan masa kerja 155 hari dikerjakan oleh PT.Mitra Banten Perkasa sebagai kontraktor pemenang tender ( 25/9/25).

Proyek bernilai milyaran tersebut mulai dikerjakan ditengah kegiatan belajar mengajar siswa oleh Dinas Cipta Karya Tata Ruang kota Tangsel lewat pihak ke 3.
Tender bernilai milyaran tersebut diharap selesai tepat waktu sesuai progres yang sudah disepakati.

Proyek pembangunan SMPN 24 tidak hanya membawa manfaat untuk dunia pendidikan, program ini selaras dengan aswacita Pemerintah Kota yang ingin menambah gedung baru guna menampung siswa yang ingin sekolah di SMP Negeri, diketahui daya tampung sekolah tidak sebanding dengan jumlah penduduk kota Tangsel yang setiap tahun bertambah padat.

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ikhsan dalam kesempatan yang berbeda akan berupaya membangun 6 gedung SMPN baru ditangsel sebagai penyeimbang minat belajar masyarakat, namun hanya merealisasi penambahan ruang kelas baru saja, diketahui selain RKB SMPN 24, ada RKB SMPN 21 dan SMPN 8 serta Revitalisasi untuk SMPN 6 Jombang.

Pantauan media dilokasi Proyek, selain apresiasi dari dimasyarakat yang menyambut gembira proyek ini, ada beberapa wali murid sesumbar mengatakan semoga ada tambahan untuk sarana ibadah di rehab sekolah SMPN 24 ini,. sebut saja ( M ) wali murid yang anaknya sekolah di SMPN 24 berharap semoga pemerintah dan instansi terkait peduli untuk mengadakan sarana ibadah berupa mushola di SMPN 24 untuk pembinaan mental dan mendidik siswa agar lebih paham tentang agamanya.

” sarana ibadah atau mushola itu penting, apa lagi selevel sekolah negeri yang menampung banyak siswa, keberadaan tempat ibadah dirasa perlu ” ujarnya wali murid.

Selain guru dan staf pengajar serta wali murid, warga sekitar juga menginginkan adanya tempat ibadah di lingkungan sekolah. ketua RW 07 kampung sawah Ciputat Agus selaku pimpinan lingkungan menyampaikan pesan yang sama, berharap ada penambahan sarana ibadah di SMPN 24 ini.

” mudah-mudahan pihak terkait baik kepala sekolah maupun dinas paham supaya kedepannya diadakan tempat untuk ibadah berupa mushola setelah kegiatan RKB ini selesai, ” ujarnya.

Pesan ini disampaikan bukan tanpa alasan, dengan anggaran yang cukup besar di proyek SMPN 24 senilai 19 M, bukan mustahil bangunan mushola bisa dibangun bersamaan.

Agus ketua RW 07 kampung sawah Ciputat kota Tangsel Banten menambahkan Pentingnya sarana ibadah di SMPN 24 adalah sebagai tempat siswa dapat melaksanakan ibadah secara disiplin dan teratur, membentuk karakter dan moral yang kuat, memperkuat nilai-nilai agama dan spiritualitas, serta membangun kebersamaan antar warga sekolah.

Fasilitas ini juga berfungsi sebagai laboratorium pendidikan agama dan tempat pengembangan akhlak mulia, membantu siswa menghadapi tantangan di era digital dan mengembangkan ketahanan mental.

RED

Related posts
Tutup
Tutup